Seputih kabut senja, kau bawa aku
dalam lorong tak berujung. Aku tak
dapat melihat cahaya,
Hanya dapat melangkah tanpa tahu arah
Yang dapat kudengar tak lebih cuma
tetesan air dari dinding berbatu
--juga suaramu
Mungkin disitu aku hanya bisa merasakan
hawa yang begitu pekat
--juga hembusan nafasmu
Aku masih tak mengerti, Mengapa aku
dapat bertahan dalam keadaan seperti ini.
--mungkin karna adamu
Aku tetap saja tak mengerti
Kamis, 25 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar